Tanya Jawab

Jawaban 1. Tuliskanlah apa saja yang kamu ketahui persiapan Yesus sebelum mewartakan kerajaan Allah! 2. Jela…

Jika kamu sedang mencari jawaban atas pertanyaan: 1. Tuliskanlah apa saja yang kamu ketahui persiapan Yesus sebelum mewartakan kerajaan Allah! 2. Jela…, maka kamu berada di tempat yang tepat.
Disini ada beberapa jawaban mengenai pertanyaan tersebut. Silakan baca lebih lanjut.

Pertanyaan

1. Tuliskanlah apa saja yang kamu ketahui persiapan Yesus sebelum mewartakan kerajaan Allah!
2. Jelaskanlah berbagai tanggapan terhadap Pewartaan Yesus tentang Kerajaan Allah, dan jelaskan alasannya!
3. Jelaskan bagaimana reaksi Yesus terhadap orang-orang yang menolak pewartaan Yesus!

Jawaban #1 untuk Pertanyaan: 1. Tuliskanlah apa saja yang kamu ketahui persiapan Yesus sebelum mewartakan kerajaan Allah!
2. Jelaskanlah berbagai tanggapan terhadap Pewartaan Yesus tentang Kerajaan Allah, dan jelaskan alasannya!
3. Jelaskan bagaimana reaksi Yesus terhadap orang-orang yang menolak pewartaan Yesus!

1)yesus selalu berdoa kpd allah meminta roh kudus

2)Ketika Yesus mulai tampil di depan umum, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun (Luk 3:32). Sebelumnya Ia hidup tersembunyi di Nazaret dan mencari nafkahnya sebagai tukang kayu (Mark 6:3), sama seperti ayah-Nya (Mat 13:55).

Yesus meninggalkan ketenangan hidup keluarga di Nazaret dan mulai hidup mengembara. Ia “berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa, memberitakan Injil Kerajaan Allah” (Luk 8:1).

Awal perubahan hidup ini adalah pembaptisan oleh Yohanes. Pembaptisan adalah bagaikan “pelantikan” Yesus ke dalam tugas perutusan-Nya. Segera sesudah pembaptisan, Yesus akan “memberitakan Injil Allah: Bertobatlah dan percayalah kepada Injil” (Mrk 1:15).

Dengan pembaptisan-Nya, Yesus sekaligus menyatakan kesatuan dengan orang berdosa dan penyerahan total dan radikal kepada kehendak Bapa. Dengan pembaptisan, Ia tampil sebagai “pengantara antara Allah dan manusia” (1Tim 2:4).

Sesudah pembaptisan, Yesus tampil sebagai orang yang “diurapi oleh Allah dengan Roh Kudus dan kuat kuasa” (Kis 10:38). Ia tampil sebagai “Yang terurapi”, Ia dilantik sebagai Kristus. “Kuasa Tuhan menyertai Dia, sehingga Ia dapat menyembuhkan orang sakit” (Luk 5:17).

Pewartaan Yesus untuk menegakkan Kerajaan Allah mengundang reaksi yang beragam dalam masyarakat Yahudi saat itu. Ada yang menerima dan ada yang menolak.

Mereka yang Menerima Pewartaan Yesus:

a. Orang Miskin dan Sederhana

Ketika Yesus menyampaikan warta tentang Sabda Bahagia seolah-olah Sabda itu ditujukan kepada mereka yang miskin dan menderita. Mereka tidak punya daya dan kekuatan untuk melawan, keluar dari kondisi yang membelenggu mereka. Dalam kondisi yang seperti ini mereka hanya dapat mengandalkan kekuatan Tuhan. Satu-satunya sandaran mereka ialah Tuhan. Maka ketika Yesus menyampaikan warta Sabda Bahagia, mereka menyambut dengan penuh sukacita warta pembebasan Yesus tersebut. Yesus bagi mereka adalah pembela dan penyelamat. Yesus adalah Mesias yang dinantikan untuk melakukan keadilan dan pembelaan-Nya. Mereka rela meninggalkan segala-galanya untuk mengikuti Yesus.

b. Para Pendosa yang Mau Bertobat

Masyarakat Yahudi pada umumnya, terutama para imam dan orang Farisi menganggap para pendosa adalah najis. Maka ketika Yesus datang dan mau bergaul dengan mereka yang dicap pendosa dan menganggap mereka sebagai pribadi yang layak untuk dicintai dan tidak ikut memusuhi mereka. Sikap Yesus ini tentu saja sangat mengejutkan para pendosa dan mengagetkan para imam dan ahli Taurat. Dalam hal ini Yesus mau menegaskan, soal kesetaraan dihadapan Allah. Bagi Yesus, orang yang baik dan yang jahat dalam arti tertentu sama kedudukannya di hadapan Allah, sama-sama dicintai Allah, sama-sama anak Abraham. Karena kesamaan itulah, mereka pun mempunyai hak atas Kerajaan Allah.

c. Orang-Orang Sakit

Bagi mayarakat Yahudi pada umumnya penyakit adalah kutukan dari Tuhan. Yesus hadir untuk menyelamatkan mereka, menyembuhkan orang kusta, yang buta dapat melihat, yang lumpuh dapat berjalan. Kedatangan Yesus telah membawa harapan baru bagi mereka yang sakit. Dengan cara itu Yesus telah menunjukkan diri-Nya sebagai penyelamat, Sang Pembebas. Yesus mewartakan Allah yang maha pengasih.

d. Kaum Wanita dan Anak-anak.

Tradisi bangsa Yahudi menempatkan kaum wanita dan anak-anak, sebagai warga masyarakat kelas dua, keberadaannya berada di bawah dominasi kaum laki-laki. Dan Yesus membela mereka, Ia memuji persembahan janda miskin (Mark 12:41-44) dan membiarkan anak-anak datang kepada-Nya (Mat 19:13-15), bahkan memberkati mereka. Karena sikap Yesus yang peduli kepada mereka, maka mereka pun mengikuti dan melayani-Nya.

Mereka yang Menolak Yesus

a. Para Imam dan Ahli Taurat

b. Orang-Orang Farisi

c. Para Penguasa

d. Orang-Orang Kaya dan Mapan

smg masih bisa bermanfaat

Sekian tanya-jawab mengenai 1. Tuliskanlah apa saja yang kamu ketahui persiapan Yesus sebelum mewartakan kerajaan Allah! 2. Jela…, semoga dengan ini bisa membantu menyelesaikan masalah kamu.