Tanya Jawab

Jawaban Dalam pembelahan sel, apakah sel tumbuhan tidak memerlukan sentriol ? Jika tidak memerlukan sentriol…

Jika kamu sedang mencari jawaban atas pertanyaan: Dalam pembelahan sel, apakah sel tumbuhan tidak memerlukan sentriol ? Jika tidak memerlukan sentriol…, maka kamu berada di tempat yang tepat.
Disini ada beberapa jawaban mengenai pertanyaan tersebut. Silakan baca lebih lanjut.

Pertanyaan

Dalam pembelahan sel, apakah sel tumbuhan tidak memerlukan sentriol ?
Jika tidak memerlukan sentriol, mengapa sel tumbuhan tidak memerlukan sentriol ?

Jawaban #1 untuk Pertanyaan: Dalam pembelahan sel, apakah sel tumbuhan tidak memerlukan sentriol ?
Jika tidak memerlukan sentriol, mengapa sel tumbuhan tidak memerlukan sentriol ?

Pembelahan sel pada tumbuhan tidak memerlukan sentriol karena sel tumbuhan tidak memiliki sentriol.  Pembelahan pada sel tumbuhan terdapat ada pusat pengendali spindel yang disebut MTOCs (microtubule organizing centers). MTOCs tersebut yang menggantikan peranan sentriol pada saat membelah.

Pembahasan

Setiap sel dapat memperbanyak diri dengan membentuk sel-sel baru melalui proses yang disebut pembelahan sel atau reproduksi sel. Pembelahan sel dibedakan menjadi dua, yaitu pembelahan secara langsung (amitosis) dan pembelahan secara tidak langsung (mitosis dan meiosis).

Pelajari lebih lanjut tentang interfase sel di: interfase: https://brainly.co.id/tugas/18544287.

A. Pembelahan langsung

Pembelahan langsung adalah pembelahan sel tanpa melalui tahap-tahap pembelahan. Pembelahan lanhsung ini disebut pembelahan biner atau membelah diri yang dialami oleh mikroorganisme seperti bakteri dan protozoa (Amoeba, Euglena, Paramaecium).

Pelajari lebih lanjut tentang sitokinesis di: sitokinesis: https://brainly.co.id/tugas/18703352.

B. Pembelahan tidak langsung

Pembelahan sel secara tidak langsung adalah pembelahan yang melalui tahapan-tahapan tertentu. Pembelahan sel secara tidak langsung dibedakan menjadi dua, yaitu pembelahan mitosis dan meiosis

1. Pembelahan mitosis

Terjadi pada sel tubuh, mengalami 1x pembelahan, sifat sel anakan sama dengan sel induk, jumlah kromosom sama dengan induk, sifat kromosom diploid/2n yaitu memiliki kromosom berpasangan.  

Tahap-tahap pembelahan mitosis adalah

a. Profase

Benang-benang kromatin membentuk kromosom kemudian kromosom berduplikasi menjadi kromosom yang memiliki 2 kromatid. Membran inti mulai menghilang. Sentosom membentuk 2 sentriol yang dihubungkan dengan benang spindel.

b. Metafase

Sentriol menuju kutub-kutub berlawanan. Kromosom (memilki 2 kromatid) bergerak menuju bidang equatorial (tengah). Sentromer pada kromosom diikat oleh benang spindel yang dihubungkan oleh kinetokor.

c. Anafase

Tiap-tiap kromatid pada kromosom memisah menuju kutub berlawanan.  

d. Telofase

Di kutub-kutub pembelahan kromatid berubah menjadi kromosom kemudian menjadi benang-benang kromatin kembali. Terbentuk lekukan di bagian tengah sel (equatorial) yang disebut sitokinesis (pembelahan sitoplasma) yang membagi sel menjadi 2 sel anakan.

2. Pembelahan meiosis

Terjadi pada pembentukan sel gamet (sperma dan ovum). Mengalami 2x pembelahan. Sifat sel anakan setengah dari sofat induk. Jumlah kromosom setengah dari jumlah kromosom sel induk. Sifat kromosom haploid/n yaitu kromosom tidak berpasangan.

Tahap-tahap pembelahan meiosis dibagi menjadi 2 yaitu meiosis I terdiri dari profase I, metafase I, anafase I, telofase I dan meiosis II yang terdiri profase II, metafase II, anafase II, telofase II.  

Pada meiosis I terjadi tahap-tahap:

a. Profase I

Terbagi menjadi 5 tahap yaitu:

  • Leptonema. Terbentuknya kromosom
  • Zygonema. Kromosom homolog berdampingan
  • Pakinema. Masing-masing kromosom homolog berduplikasi menjadi 4 kromatid (tetrad)
  • Diplonema. Terjadi pindah silang antar lengan kromatid di titik chiasma
  • Diakinesis. Membran inti mulai menghilang. Sentosom membentuk 2 sentriol yang dihubungkan dengan benang spindel.

b. Metafase I

Setiap kromosom homolog bergerak menuju bidang equatorial.  Sentromer pada kromosom diikat oleh benang spindel yang dihubungkan oleh kinetokor.

c. Anafase I

Tiap-tiap kromosom pada homolognya memisahkan diri menuju kutub berlawanan.

d. Telofase I

Kromosom berkumpul di kutub-kutub pembelahan. Terjadi sitokinesis yang membagi sel menjadi 2 sel anakan.

Selanjutnya 2 sel anakan masing-masing mengalami meiosis ke 2

Pada meiosis II terjadi tahap-tahap:

a. Profase II

Terbentuk kromosom. Membran inti mulai menghilang. Sentosom membentuk 2 sentriol yang dihubungkan dengan benang spindel.

b. Metafase II

Setiap kromosom bergerak menuju bidang equatorial.  Sentromer pada kromosom diikat oleh benang spindel yang dihubungkan oleh kinetokor.

c. Anafase II

Tiap-tiap kromatid pada kromosom memisah menuju kutub berlawanan.

d. Telofase II

Di kutub-kutub pembelahan kromatid berubah menjadi kromosom kemudian menjadi benang-benang kromatin kembali dan terbentuk membran inti kembali.

Pada pemelahan meiosis terjadi pengurangan jumlah kromosom (reduksi kromosom). Pengurangan jumlah kromosom terjadi pada saat meiosis I karena pada saat ini terjadi pembagian kromosom dari sel induk ke sel anakan sehingga jumlah kromosom pada sel anakan setengah dari jumlah sel induk.

Pelajari lebih lanjut tentang pembelahan mitosis dan meiosis di: https://brainly.co.id/tugas/17573439.

Detil jawaban

Kelas: 12

Mapel: Biologi

Bab: Pembelahan Sel

Kode: 12.4.4

Kata kunci: sitokinesis, kromosom, pembelahan sel, mitosis, duolikasi kromosom

Sekian tanya-jawab mengenai Dalam pembelahan sel, apakah sel tumbuhan tidak memerlukan sentriol ? Jika tidak memerlukan sentriol…, semoga dengan ini bisa membantu menyelesaikan masalah kamu.