Tanya Jawab

Jawaban eubacteria dan archaebacteria dianggap sebagai dua kelompok yang berbeda. Namun, keduanya memiliki c…

Jika kamu sedang mencari jawaban atas pertanyaan: eubacteria dan archaebacteria dianggap sebagai dua kelompok yang berbeda. Namun, keduanya memiliki c…, maka kamu berada di tempat yang tepat.
Disini ada beberapa jawaban mengenai pertanyaan tersebut. Silakan baca lebih lanjut.

Pertanyaan

eubacteria dan archaebacteria dianggap sebagai dua kelompok yang berbeda. Namun, keduanya memiliki ciri yang sama yaitu….​

Jawaban #1 untuk Pertanyaan: eubacteria dan archaebacteria dianggap sebagai dua kelompok yang berbeda. Namun, keduanya memiliki ciri yang sama yaitu….​

Eubacteria dan Archaebacteria dianggap sebagai dua kelompok yang berbeda. Namun, keduanya memiliki ciri yang sama yaitu…. sama-sama tidak memiliki membran inti (prokaryotik), memiliki dinding sel dan uniseluler.

Pembahasan:

Archaebacteria dan Eubacteria adalah dua jenis makhluk hidup yang bersel satu yang tidak memiliki membran inti sel, atau bersifat prokaryota. Persamaan ini membuatnya dimasukkan dalam kelompok sama, “Monera”. Namun ada perbedaan diantara keduanya. Karena perbedaan itu, pada abad ke 20 ilmuwan memisahkan Archaebacteria dari Eubacteria, menjadi kingdom sendiri, yang juga disebut sebagai Archaea.

Persamaan Archaebacteria dan Eubacteria adalah:

1. Sama-sama tidak memiliki membran inti

Baik Archaebacteria dan Eubacteria bersifat prokaryotik, atau tidak memiliki membran inti yang membungkus materi genetik di dalam sel. Akibanya materi genetik ini hanya menggumpal di bagian tengah dan tidak terpisah dengan sitoplasma

2. Sama-sama tidak memiliki dinding sel

Baik Archaebacteria dan Eubacteria memiliki dinding sel sebagai bagian terluar sel mereka.

3. Sama-sama bersifat uni seluler

Baik Archaebacteria dan Eubacteria merupakan makhluk hidup berseltunggal, dan tidak membentuk jaringan ataupun organ. Beberapa Archaebacteria dan Eubacteria membentuk koloni, artinya sel-selnnya mengumpul dalam poluasi yang besar

Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria adalah:

1. Susunan dinding sel

Dinding sel Eubacteria mengandung peptidoglikan, sedangkan sel Archaebacteria tidak memiliki peptidoglikan. Peptidoglikan, juga dikenal sebagai murein, adalah polimer yang terdiri dari gula dan asam amino yang membentuk lapisan mirip jaring di luar membran plasma sebagian besar bakteri, membentuk struktur dinding sel.

2. Susunan materi genetik

Sel Archaebacteria mengandung histone sebagai pelapis materi genetik DNA (Asam Deoksiribonukleat), sedangkan sel Eubacteria tidak memiliki histone.  

3. Lokasi Hidup

Sel Archaebacteria umumnya hidup di daerah dengan suhu dan kondisi ekstrim seperti air panas di kawah gunung berapi, di dasar gua yang tanpa cahaya, di dasar samudera, hingga di lapisan es. Karena itu Archaebacteria juga disebut sebagai extremophile. Sebaliknya sel Eubacteria banyak ditemui di lingkungan yang dekat dengan manusia dan makhluk hidup lainya.

4. Cara berkembang biak

Sel Archaebacteria maupun Eubacteria sama-sama berkembang dengan pembelahan biner, namun Eubacteria dapat menghasilkan spora. Kemampuan menghasilkan spora ini tidak dimiliki oleh Archaebacteria

———————————————————————–

Pelajari lebih lanjut

Bagian yang tidak dapat ditemukan pada tubuh sel monera adalah  

https://brainly.co.id/tugas/12274596  

Detail Jawaban  

Kode: 7.4.3  

Kelas: VII

Mata Pelajaran: Sejarah      

Materi: Bab 3 – Klasifikasi Makhluk Hidup

Kata Kunci: Archaebacteria dan Eubacteria


Sekian tanya-jawab mengenai eubacteria dan archaebacteria dianggap sebagai dua kelompok yang berbeda. Namun, keduanya memiliki c…, semoga dengan ini bisa membantu menyelesaikan masalah kamu.