Tanya Jawab

Jawaban Mengapa pada awalnya agama Buddha bukan agama?Jelaskan!​

Jika kamu sedang mencari jawaban atas pertanyaan: Mengapa pada awalnya agama Buddha bukan agama?Jelaskan!​, maka kamu berada di tempat yang tepat.
Disini ada beberapa jawaban mengenai pertanyaan tersebut. Silakan baca lebih lanjut.

Pertanyaan

Mengapa pada awalnya agama Buddha bukan agama?Jelaskan!​

Jawaban #1 untuk Pertanyaan: Mengapa pada awalnya agama Buddha bukan agama?Jelaskan!​

Jawaban:

jadikan jawaban tercerdas

maaf kalau salah

Penjelasan:

Tuhan dalam agama Buddha bukanlah Siddharta Gautama. Buddhisme juga menolak adanya sosok mahakuasa sebagai pencipta[1] dan menyatakan bahwa alam semesta diatur oleh lima hukum kosmis (Niyama Dhamma), yakni Utu Niyama, Bija Niyama, Kamma Niyama, Citta Niyama, dan Dhamma Niyama. Hal ini dipandang oleh banyak orang sebagai perbedaan utama antara Buddhisme dan agama-agama lain.

Ketuhanan Yang Maha Esa dalam bahasa Pali adalah Atthi Ajatang Abhutang Akatang Asamkhatang yang artinya “Suatu Yang Tidak Dilahirkan, Tidak Dijelmakan, Tidak Diciptakan dan Yang Mutlak”.Dalam hal ini, Ketuhanan Yang Maha Esa dalam Agama Buddha adalah suatu yang “tanpa Aku” (anatta), yang tidak dapat dipersonifikasikan (tidak memiliki kepribadian) dan tidak dapat diuraikan seperti apa pun. Tetapi dengan adanya “Yang Mutlak”, yang tidak berkondisi (asamkhata) maka manusia yang berkondisi (samkhata) dapat mencapai kebebasan dari lingkaran kehidupan (samsara) dengan cara bermeditasi.[2]

Umat Buddha menerima keberadaan makhluk hidup di alam yang lebih tinggi, yang dikenal sebagai dewa, tetapi mereka—seperti manusia, yang dikatakan menderita di samsara—belum tentu lebih bijaksana daripada makhluk lainnya. Bahkan Buddha sering disebutkan sebagai guru para dewa dan lebih unggul dari mereka, meskipun dewa—seperti semua makhluk hidup lainnya—mungkin menjadi Bodhisattva tercerahkan dan mencapai kesucian.

Ibadah umat Buddha lebih fokus pada hukum spiritual alam semesta untuk mencapai pencerahan diri sehingga sampai pada akhir dari nafsu yang menyebabkan semua penderitaan kelahiran, usia, tua, penyakit, kematian, kepedihan, ratapan, dan keputusasaan (nibbana).

Sekian tanya-jawab mengenai Mengapa pada awalnya agama Buddha bukan agama?Jelaskan!​, semoga dengan ini bisa membantu menyelesaikan masalah kamu.